Hiasi Jiwa Raga Dengan Tawadhu'
Ada tautan darah yang mengalir di persendian, dijalan darah, dimanapun berarah. ada segumpal hati yang kadang memerah, kadang menghitam. kita tidak dibanikan oleh kata-kata yang keluar dari mulut saja. kita punya nama, punya ayah, punya ibu yang melahirkan dan kita punya darah yang semua darah bermuara dari nabi adam AS. pantaskah mengkotak-kotak setatus seseorang?
ketika semua dilakukan dengan meng-AKU-kan diri, disitulah kesalahan terbesar. arca-arca yang bersemayam djiwa raga adalah pensyirikan samar yang bersemayam di hati pada Ilahi.
Allah SWT. tidak memandang setiap manusia dari dhohirnya(wajah, baju, perhiasan, setatus, pangkat, ILMU dan apapun yang tampak di mata). tetapi yang dipandang oleh-Nya adalah hati.
hati inilah yang akan jadi poin tertinggi atau terendah disisi Allah SWT.
" MAN TAWAADHO'A LILLAH ROFA'AHULLAHU "
HILANGKAN "AKU"
Bagai bola bekel yang ditekan kedalam air maka bola akan menjumbul kembali kepermukaan. TAWADDU' itulah bola yang ada di hati. sangat mudah di ucapkan tapi sulit untuk di kembangkan dalam hati. Karna menyangkut sesuatu yang bersemayam dalan hati dan juga keegoan yang tidak mendasar.
Karna apa IBLISY dikeluarkan dari surga? karna kesombongannyalah yang menghancurkan dirinya sebab merasa menjadi yang terbaik dari yang diciptakan Allah SWT. " ILLA IBLIISYA ABAA WASTAKBARO WAKAANA MINAL KAAFIRIINA ' ..
Dari sinilah kita tahu bahwa Allah sangat tidak menyukai bila hamba-hambanya minal MUSTAKBIRIIN. Dalam ( surat Al-Nahl 23) Allah SWT berfiman " INNAHU LAA YUHIBBUL MUSTAKBIRIIN ".Sesungguhnya Allah tidak suka pada orang-orang yang sombong.
tulisan ini adalah pembelajaran pada jiwaku, untuk anak2 dan saudara-saudariku. bila ada yang tersinggung dengan tulisan ini, saya peribadi mohon maaf. karna tiada unsur apapun kecuali untuk KOREKSI DIRI.
oleh : Ibu Nyai Hj. Lilik Qurrotul “Ummu Zahro'” Ishaqiyyah Al-Lantany.
ketika semua dilakukan dengan meng-AKU-kan diri, disitulah kesalahan terbesar. arca-arca yang bersemayam djiwa raga adalah pensyirikan samar yang bersemayam di hati pada Ilahi.
Allah SWT. tidak memandang setiap manusia dari dhohirnya(wajah, baju, perhiasan, setatus, pangkat, ILMU dan apapun yang tampak di mata). tetapi yang dipandang oleh-Nya adalah hati.
hati inilah yang akan jadi poin tertinggi atau terendah disisi Allah SWT.
" MAN TAWAADHO'A LILLAH ROFA'AHULLAHU "
HILANGKAN "AKU"
Bagai bola bekel yang ditekan kedalam air maka bola akan menjumbul kembali kepermukaan. TAWADDU' itulah bola yang ada di hati. sangat mudah di ucapkan tapi sulit untuk di kembangkan dalam hati. Karna menyangkut sesuatu yang bersemayam dalan hati dan juga keegoan yang tidak mendasar.
Karna apa IBLISY dikeluarkan dari surga? karna kesombongannyalah yang menghancurkan dirinya sebab merasa menjadi yang terbaik dari yang diciptakan Allah SWT. " ILLA IBLIISYA ABAA WASTAKBARO WAKAANA MINAL KAAFIRIINA ' ..
Dari sinilah kita tahu bahwa Allah sangat tidak menyukai bila hamba-hambanya minal MUSTAKBIRIIN. Dalam ( surat Al-Nahl 23) Allah SWT berfiman " INNAHU LAA YUHIBBUL MUSTAKBIRIIN ".Sesungguhnya Allah tidak suka pada orang-orang yang sombong.
tulisan ini adalah pembelajaran pada jiwaku, untuk anak2 dan saudara-saudariku. bila ada yang tersinggung dengan tulisan ini, saya peribadi mohon maaf. karna tiada unsur apapun kecuali untuk KOREKSI DIRI.
oleh : Ibu Nyai Hj. Lilik Qurrotul “Ummu Zahro'” Ishaqiyyah Al-Lantany.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar